PENA24JAM.COM, SIMALUNGUN – Babak baru dugaan sejumlah pungutan liar (pungutan liar) terhadap 39 Kepala Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumut.
Buntutnya, Tim Asisten Pengawas Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu) turun gunung dan memanggil Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Tanah Jawa, Berto Saragih.

“Iya, sedang OTW (On The Way),” ucap Kepala Seksi Intelijen Kejari Simalungun, Edison Sumitro Situmorang ketika ditemui, Kamis (20/3/2025) sekitar jam 12.30 WIB.
Pemanggilan sekaligus pemeriksaan terhadap Koordinator Wilayah Pendidikan Tanah Jawa, Berto Saragih dilengkapi surat Nomor: B- 1243 /L.2.7/H.I.1/03/2025.
Surat Perihal Permintaan Keterangan Koordinator Wilayah Pendidikan Tanah Jawa, Berto Saragih tersebut ditanda-tangani, Darmukit selaku Asisten Pengawas, Senin 17 Maret 2025. “Bagian dari On The Track,” jelas Sumitro.
Informasi dihimpun, Tim Aswas Kejatisu yang turun gunung untuk memanggil sekaligus memeriksa Koordinator Wilayah Pendidikan Tanah Jawa, Berto Saragih menaiki mobil Innova.
Selain itu, pemeriksaan terhadap Koordinator Wilayah Pendidikan Tanah Jawa, Berto Saragih dilakukan Tim Aswas Kejatisu di Kejaksaan Negeri (Kejari) Simalungun, Jalan Asahan KM 4, Kecamatan Siantar, Selasa (18/3/2025).
Sementara, Koordinator Wilayah Pendidikan Tanah Jawa, Berto Saragih ketika kembali dikonfirmasi melalui seluler, Jumat (21/3/2025) sekitar jam 12.04 WIB, tidak berbalas.
Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Simalungun, Sudiahman Saragih ketika dikonfirmasi melalui seluler, Jumat (21/3/2025) sekitar jam 12.40 WIB, membenarkan Koordinator Wilayah Pendidikan Tanah Jawa, Berto Saragih dipanggil dan diperiksa Tim Aswas Kejatisu.”Mungkin ada mau ditanya,” katanya.
Kadis Pendidikan Simalungun juga membenarkan, sebelumnya sudah memanggil Koordinator Wilayah Pendidikan Tanah Jawa, Berto Saragih. “Tidak ada masalah,” ujarnya.
Saat ditanya, bila tidak ada masalah, kenapa dipanggil dan diperiksa Tim Aswas Kejatisu? Kadis Pendidikan Simalungun mengaku sudah capek. “Sudah capek aku,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, sejumlah dugaan pungutan liar yang terjadi terhadap 39 Kepala SD Negeri tidak diakui Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, Sumut, Berto Saragi.
“Dang adong i. Boi isukkun sude kepala sikkolah (Tidak ada itu. Boleh ditanya semua kepala sekolah),” elak Berto yang ngantor di Cafe Lala saat ditemui, Senin (17/3/2025) sekitar jam 11.30 WIB.
Namun, Berto Saragih mengungkapkan dirinya bersama seorang Kepala Sekolah Dasar Negeri, SP telah dipanggil Kepala Dinas Pendidikan Simalungun, Sudiahman Saragih.
“Dipertemukan kami sama pak kadis,” ungkap Berto seraya mengaku menjadi Korwil Pendidikan Kecamatan Tanah Jawa sejak tahun 2017.
Tapi, saat dipanggil. Kepala Dinas Pendidikan Simalungun, Sudiahman Saragih bukan untuk mengusut dugaan sejumlah kutipan belum lama ini terkuak ke permukaan.
“Tidak ada pala. Cuma dibilang bapak itu. Saya tidak mengungkit masalah kalian. Cuma ingin mendamaikan,” terang Berto menirukan ucapan Kepala Dinas Pendidikan Simalungun.
Kemudian, lanjut Berto menirukan perkataan Kepala Dinas Pendidikan Simalungun, kalau pun selama ini ada kutipan, jangan ada lagi. “Iya pak, memang tidak ada,” ucap Berto mengulang jawabannya yang tidak mengaku adanya kutipan kepada Kepala Dinas Pendidikan Simalungun.
Selain itu, Berto siap diperiksa Aparat Penegak Hukum (APH) terkait dugaan sejumlah kutipan terhadap 39 Kepala SD Negeri se-Kecamatan Tanah Jawa. “Karena memang tidak ada. Bisa ditanya kepala-kepala sekolah,” katanya. (di)
Discussion about this post