PENA24JAM.COM, SIMALUNGUN – Hujan deras yang berlangsung selama kurang lebih 30 menit menelan korban di Nagori Silau Manik, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumut, Kamis (27/3/2025) sekitar jam 22.45 WIB.
“Iya, kemarin malam kejadiannya,” kata Camat Siantar, M Iqbal ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat, Jumat (28/3/2025) sekitar jam 13.46 WIB.

Diketahui, korban yang mati karena disambar petir disebut ternak lembu milik warga. “Karena disambar petir pas hujan deras, lembu punya warga,” jelas Camat.
Jumlah lembu yang mati akibat disambar petir berkisar 15 ekor. Dan, masing-masing warga selaku pemilik, antara lain Ngationo, Wagimen, Putra, Irawan, Kayak, Marsam.
“Ngationo 4 ekor, Wagimen 2 ekor, Putra 1 ekor, Irawan 1 ekor, Kayak 2 ekor, Marsam 2 ekor. Kalau yang tiga ekor lagi masih dicari tau,” balas Camat.
Informasi dihimpun, setelah disambar petir. Belasan ekor milik warga tersebut langsung mati di tempat. Selain, perut belasan ekor lembu membengkak (kembung).
Kemudian, belasan ekor lembu yang mengalami mati. Diantaranya induk dan anakan. Terpisah, Pangulu Nagori Silau Manik, Safi’i Saragih melalui pesan singkat, Sabtu (29/3/2025) sekitar jam 15.29 WIB, membenarkan. “Oh, kesambar petirnya itu pak,” balasnya. (di)
Discussion about this post